Dalam Al Qur’an Surat Al Mukminuun (QS : 23 ; 1-2)

“ Amat sangat berbahagia, sukses orang yang beriman yang khusyu dalam sholatnya “.

Dengan kata lain siapa pun yang merindukan kebahagian yang hakiki.
Kesuksesan sejati, kemenangan dalam hidup ini selayaknya kita memperhatikan kualitas sholat.

Kalau kita simak sholat khusyu bukanlah sesuatu yang mustahil. Karena Alloh tidak mungkin memerintahkan kepada kita sesuatu yang mustahil kita lakukan.
- Pertama, pada waktu sholat dia akan bisa berkomunikasi dengan Alloh sangat baik sehingga berbuah ketentraman jiwa, kebahagian berkomunikasi dengan Alloh. Dan dirikan sholat untuk mengingat Alloh.
- Kedua, sholat yang khusyu’ akan tampak pada perilaku kesehariannya. Berbekas dalam kepribadian, etos kerja maupun prestasi kesehariannya. Jadi tidak mungkin kekhusyuan sholat hanya dinikmati pada waktu sholat saja. Karena sholat yang wajib hanya lima kali sehari jika dilakukan sepuluh menit hanya 50 menit dibandingkan 24 jam.

Ada 7 hikmah dari sholat yang khusyu’ :

1) Manajemen Waktu (Displin waktu)
Alloh mengingatkan kita 5 kali sehari. Tidak ada satu pun agama yang begitu intensif mengingatkan waktu selain Islam. Bahkan Alloh bersumpah berkali-kali atas nama waktu, Wal ‘ashr, wal lail, wan nahar dan sebagainya. Karena manusia memang dibatasi waktu. Dan nilai manusia tergantung dari pada bagaimana dia menyikapi waktu. Kita pasti mati dan kita tidak tahu kapan mati.
Dalam Al Mukminuun (QS : 23; 3) pun Alloh berfirman :

“ Dan orang-orang yang menjaga diri (dari perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna “.

2) Manajemen niat.
Ternyata rahasia sholat dari niat. Qobla shubuh, tahiyatul masjid, dan sholat shubuh sama-sama dua roka’at. Yang membedakan adalah niatnya. Rasulullah SAW bersabda ‘ Innamal ‘amalu binniat ‘. Setiap amal tergantung dari niat.
Manajemen waktu akan punya nilai bagi dunia akhirat. Kalau niatnya benar, Alloh SWT memerintahkan :

“ Dan tidak kami perintahkan kecuali menyembah Alloh secara ikhlas “. Surat Al Bayyinah (QS : 98 ; 5).

3) Manajement Sense of Clean
Ternyata tidak ada satupun yang berani melakukan sholat tanpa diawali wudhu atau tayamum. Proses bersih dari awal merupakan kunci sukses sholat yang khusyu’. Berarti orang yang sangat mencintai bersih lahir batin itu adalah rahasia penting kesuksesan dunia akhirat.
Niat lurus dalam aktivitas sehari-hari harus dijaga kebersihan pikiran, dari licik, jahar, kotor, mesum. Kita harus jaga kebersihan mata kita dari memandang yang diharamkan. Kita harus jaga pendengaran kita dari senang mendengar aib, keburukan orang kemasiatan dan sebagainya. Kita pun harus menjaga kebersihan tutur kata kita. Bersih dari menyakiti, dari ria, dari pamer dan sum’ah. Bersih dari kesombongan, melebih-lebihkan. Lurus setiap kata itu bersih.

“ amat sangat bahagia dan beruntung orang yang membersihkan dirinya dan orang yang mensucikan diri dan rugilah yang mengotorinya “. Surat As Syams (QS : 91 ; 9-10).

4) Manajemen Tertib (Rukun Sholat Tertib)
Rupanya Alloh SWT menjadikan hidup tertib teratur dengan proporsional adalah bagian kunci sukses. Sholat itu dilakukan dengan tertib. Barang siapa yang hidupnya tidak teratur, tidak teratur makan – sakit maag, tidak teratur tidur kesehatan terganggu, tidak teratur gosok gigi – gigi akan rusak, tidak teratur makan obat – tubuh akan teracuni. Perkataan yang tidak teratur akan menimbulkan masalah, manajemen keuangan yang tidak teratur akan jadi bangkrut.

5) Tumaninah
Tumaninah ini artinya tenang. Ini yang sangat dahsyat dalam sebuah prestasi. Kita sering melakukan sesuatu tapi pada saat tubuh kita melakukan sesuatu pikiran kita tidak di sana, hati kita tidak di sana akibatnya prestasi apa yang bisa dicapai tanpa kehadiran konsentrasi.
Sholat yang baik itu hadir gerakannya disempurnakan di sana hatinya hadir pikiran tertuju konsentrasi. Sebuah kombinasi amal yang sangat indah.

6) Siap dalam segala situasi
Berdiri, ruku, sujud. Ketika berdiri akal lebih tinggi dari hati. Bagaimana saatnya mengolah akan kita ? Suatu saat sedang ruku keseimbangan antara qolbu dengan akal. Begitupun ketika sujud, akal harus tunduk kepada qolbu kita. Tidak takkabur si akal dengan kecerdasannya. Tawadlu dengan qolbu. Subhanalloh.Keseimbangan antara hati, ada saatnya akal benar-benar kita peras sedemikian rupa, sebagian kerja kita dan fisik kita ikut. Cobalah kita lihat bagaimana hidup ini ada saatnya di atas, di tengah, di bawah, berulang. Kita nikmati sebagai bagian episode hidup kita.

7) Salam
Sholat ditutup dengan salam. Salam itu selain merupakan doa tapi juga merupakan jaminan bahwa “ Inna sholata tanha ‘anil fahsya iwal munkar “ Sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar ”. Dengan salam kita memberikan jaminan pada orang-orang sekitar kita. Bahwa kita berharap keselamatan. Dan saya bukan biang kezaliman bagi siapapun dan saya tidak akan merugikan siapapun.

Mudah-mudah dengan hikmat sholat seperti ini maka Alloh menghimpun kesuksesan duniawi, harta, kedudukan, persahabatan yang merupakan bagian dari rasa aman yang Alloh berikan kepada makhluqnya. Wallohu ‘alam.

Oleh : K.H. Abdullah Gymnastiar
Pesantren Daarut Tauhid
Manajement Qolbu, Masjid Istiqlal

NASIHAT UNTUK MUSLIMAH
http://bukhari.or.id

Semoga kedamaian, kesejahteraan senantiasa Allah Subhanahu wa Ta’ala limpahkan untukmu serta rahmat dan berkah-Nya selalu. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyanjung para muslimah, mukminah dan para wanita yang sabar nan khusu’ . Allah Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka bahwa mereka adalah wanita-wanita itu yang menjaga diri disaat sang suami keluar sesuai dengan tuntutan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebut sifat-sifat orang-orang yang shalih, Dia Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Maka Rabb mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan sebagian yang lain.” (Ali Imran: 195)

Sehubungan dengan bulan (yang mulia) ini (kitab kecil ini ditulis untuk menyambut bulan Ramadlan).. aku hadiahkan padamu wahai pemudi Islam dan wahai hamba Allah (hadiah) berupa pemberian ucapan selamat dengan munculnya bulan yang mulia ini. Seraya mohon untukku dan untukmu ampunan dan taubat yang tulus. Dan terimalah sepercik nasehat dari kami yang aku sajikan dalam sepuluh point:

Pertama:
Wanita Muslimah senantiasa beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai Rabbnya, percaya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
sebagai Nabinya, dan percaya Islam sebagai agamanya. Dan tampak wujud
iman itu dalam perkataan, amalan dan I’tiqad. Dia senantiasa waspada,
menjauhi murka Allah dan takut pada kepedihan adzab-Nya serta menjauhi
apa-apa yang menyelisihi perintah-Nya.

Kedua:
Wanita Muslimah senantiasa menjaga shalat lima waktu dengan wudhunya
dan khusu’nya serta memperhatikan waktunya. Kesibukan tertentu tidak
menjadikan shalat terabaikan. Kesenangan tertentu tidak sampai
melalaikan ibadah. Sehingga tampaklah padanya dampak dari penghayatan
shalat. Karena sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dan shalat juga merupakan benteng yang besar dari kemaksiatan.

Ketiga:
Wanita Muslimah senantiasa menjaga dan memelihara hijab. Merasa senang
hati dan mulia dengan busana muslimah itu. Dia tidak keluar kecuali
selalu menutup auratnya dan memohon perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan dia bersyukur kepadaNya atas kemulian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan hijab tersebut. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga telah menjaga dan menginginkan kesucian dirinya. Allah berfirman:

Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
tubuhnya”
. (al-Ahzab: 59)

Keempat:
Wanita Muslimah senantiasa bersemangat untuk menjalankan ketaatan pada
suaminya, bersikap lemah lembut terhadapnya, menyayanginya, dan
mendorongnya kepada kebaikan, memberi nasehat kepadanya dan menjadikan
sang suami bisa beristirahat. Dia tidak meninggikan suara terhadapnya
dan tidak menyakiti dalam kata-kata. Telah tersebut di dalam riwayat yang shahih bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: Apabila seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadlan dan taat pada suaminya niscaya dia masuk surga Rabbnya. (HR. Ahmad dan Thabarani).

Kelima: Wanita Muslimah senantiasa mendidik anak-anaknya untuk taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, mengajarkan pada mereka aqidah yang benar, menanamkan pada hati mereka kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kecintaan pada Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, serta menjauhkan mereka dari kemaksiatan dan akhlaq yang tercela. Allah berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah
terhadap apa yang Dia
perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan.
(At-Tahrim:6)

Keenam: Wanita Muslimah tidak bersepi-sepi dengan laki-laki asing (bukan mahram). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

Tidaklah seorang perempuan bersepi-sepi dengan seorang laki-laki kecuali setan menjadi yang ketiganya. (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Al-Hakim)

Sehingga dia tidak bepergian tanpa mahram, dan tidak mendatangi pasar-pasar dan tempat-tempat umum kecuali dalam kondisi mendesak sambil memakai hijab, terselimuti dan rapi tertutup.

Ketujuh: Wanita Muslimah tidak menyerupai laki-laki pada perkara yang khusus bagi laki-laki. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam :

Allah melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki. (Hadits shahih).

Dan jangan sampai menyerupai perempuan-perempuan kafir pada ciri khas
mereka dalam hal pakaian, gerak-gerik, dan tingkah laku, dan lainnya.
Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk mereka. (HSR. Ahmad, Abu Dawud dan lainnya)

Kedelapan: Wanita Muslimah sebagai seorang da’i yang menyeru menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala di barisan perempuan dengan bahasa yang baik, dengan berkunjung ketetangga, dengan menelpon saudari-saudarinya, dengan kitab-kitab kecil dan kaset-kaset Islami. Dia juga melakukan apa yang ia katakan, dan giat untuk menyelamatkan diri dan saudarinya dari adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam :

Sesungguhnya bila Allah memberikan hidayah kepada satu orang lantaran anda, itu lebih baik bagi anda daripada harta yang termahal. (HSR. Bukhari dan Muslim).

Kesembilan:
Wanita Muslimah senantiasa menjaga hatinya dari perkara syubhat (yang
samar) dan syahwat serta menjaga matanya dari perkara yang haram.
Menjaga telinganya dari musik, perkataan cabul/jorok dan dosa. Menjaga
anggota tubuh seluruhnya dari penyimpangan. Dan mengetahui bahwa yang
demikian ini adalah taqwa. Sabda Rasulullah (yang artinya):

Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Barangsiapa yang malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya niscaya dia akan menjaga kepala dan apa yang ada di dalamnya dan (menjaga) perut dan apa yang
dimuatnya. Dan barangsiapa yang mengingat kematian dan kebinasaan, dia
akan meninggalkan perhiasan kehidupan dunia.
(HR. Ahmad, Tirmidzi, Hakim).

Kesepuluh:
Wanita Muslimah memelihara waktunya agar tidak terbuang sia-sia,
menjaga siang hari atau malamnya agar tidak berantakan. Dia menjauhkan
diri dari ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), ataupun mencaci, dan hal-hal yang tidak berguna lainnya. Allah berfirman (yang artinya):

Dan jauhilah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau dan mereka telah terpedaya dengan kehidupan dunia. (Al-An’am:70)

Allah Ta’ala berfirman tentang kaum yang menyia-nyiakan umurnya, bahwa mereka akan berkata:

Betapa ruginya kami karena apa-apa yang telah kami lalaikan di dalamnya (dunia)(Al-An’am: 31)

Ya Allah… berikan petunjuk kepada pemuda-pemudi Islam menuju apa yang Engkau cintai dan ridhai, dan isilah hati mereka dengan iman.
Mudah-mudahan shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.


Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (QS Ar-Rahman (55) : 37).

.

Allah Ta’ala Maha Kuasa dan Kuasa Allah tanpa batas. Allah yang menjalankan segala sesuatu dengan QudratNya. Allah jalankan Qudratnya dengan 3 cara :

1. Tanpa Asbab :

Penciptaan langit, bumi, bintang-bintang, dan manusia tidak ada contohnya, tidak perlu pakai percobaan-percobaan. Cukup dengan kata : “Kun Faya Kun”, “Terjadilah”. Tidak perlu simulasi atau contoh pembuatan terlebih dahulu, hanya dengan KehendakNya saja, maka terjadilah apa yang di KehendakiNya.

Allah jadikan langit tanpa tiang, sejauh mata memandang. Di langit ini terdapat begitu banyak benda-benda yang namanya planet tetapi tidak ada satupun yang bertabrakan atau keluar dari orbitnya. Ini semua Allah yang pelihara dan Allah yang memberikan komando. Semuanya dibawah aturan Allah dan berjalan sesuai dengan perintah Allah.

Kapan Allah hancurkan dan sampai kapan akan tetap terpelihara, ini semuanya tergantung pada keputusan Allah. Allah tidak berhajat pada mahluk dalam memelihara dan menjaga Alam ini. Allah tidak pernah tertidur dan tidak pernah letih dalam memelihara dan menjaga alam ini. Semua ini hasil karya Allah dan Allahlah yang paling tau kapan harus dihancurkan.

2. Dengan Asbab :

Dari benda, Allah mampu munculkan benda lain. Dari Mahluk muncul mahluk lain. Dari pohon-pohonan muncul buah-buahan. Dunia ini adalah Darrul Asbab. Orang yang tertipu adalah orang yang menyangka asbab dapat memberikan manfaat. Seperti pohon berbuah, bukan pohonnya yang hebat bisa mengeluarkan buah. Tetapi Allah telah memilih pohon itu sebagai asbab keluarnya buah. Begitu juga perkara Rizki, bukannya kantor yang memberikan rizki, tetapi kantor ini hanya asbab Allah salurkan rizki kita.

Jadi asbab ini bukan sebagai tujuan karena dapat memberikan manfaat tetapi hanya ujian atas keyakinan kita. Harta ini adalah asbab, tetapi bukan sebagai tujuan kebahagiaan, hanya merupakan ujian buat kita. Apakah kita bisa mendistribusikan harta ini sesuai dengan yang Allah mau. Asbab-asbab ini semuanya Allah atur untuk menguji keyakinan manusia, kepada siapa mereka bergantung.

3. Berlawanan dengan Asbab :

a. Allah mampu menciptakan manusia tanpa ibu dan bapak seperti Adam AS.
b. Allah mampu melahirkan manusia dari laki-laki seperti lahirnya Hawa A.S dari Adam AS.
c. Allah mampu melahirkan manusia dari ibu yang suci tanpa bantuan suami atau laki-laki seperti Isa AS
d. Allah mampu menghidupkan manusia di ruang hampa udara seperti Yunus AS dalam perut ikan di kedalaman laut selama 40 hari.
e. Allah mampu membuat manusia hidup tanpa makan dan minum seperti 7 pemuda Ashabul Kahfi yang tertidur tanpa makan dan minum selama 309 tahun.
f. Allah mampu merubah api yang panas menjadi sejuk buat Ibrahim AS.
g.Allah mampu membuat air yang menenggelamkan menjadi jembatan buat para Sahabat dibawah komando Saad bin Abi Waqqash RA ketika hendak menyerang Persia.

Ini semua adalah Kekuasaan Allah yang tanpa batas dan berlaku sesukaNya dan sekehendakNya. Tidak ada yang bisa menghalangi Kehendak Allah dan tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Semuanya mungkin-mungkin saja. Hari ini banyak orang yang tertipu, mereka kira mahluk atau asbab dapat memberikan manfaat. Seperti melihat pantulan matahari yang ada di air, seakan-akan matahari itu ada pada air, padahal matahari itu adanya di langit. Kita tertipu mengira asbab itu dapat memberikan manfaat seperti tertipunya kita ketika mengira matahari ada pada air. Asbab-asbab yang kita lihat ini hanya pantulannya saja, bukan yang sebenarnya. Yang sebenarnya adalah perbuatan dan kekuasaan Allah.

Allah gunakan Asbab untuk menguji keyakinan kita. Seorang bayi lahir dari wanita, seakan-akan bayi ini tercipta dari wanita. Walaupun wanita ini Allah gunakan beberapa saat sebagai asbab terciptanya bayi, namun kita tidak bisa katakan bahwa wanita ini adalah Kholik dan Bayi ini adalah hamba. Mahluk tetap mahluk, selamanya tidak akan pernah jadi Kholik. Dunia ini adalah Darrul Asbab, dan Asbabnya orang beriman ini adalah Amal Agama atau perintah-perintah Allah. Sedangkan musuh-musuh Allah ini asbab kebahagiaannya adalah mahluk atau kebendaan. Kaum-kaum terdahulu yang merasa kebahagiaan ada pada asbab-asbab kebendaan, Allah telah hancurkan bersama dengan asbab-asbabnya.

Maulana Yusuf Rah.A berkata, “Mukmin itu adalah orang-orang yang mempertahankan perintah Allah dimanapun dan dalam keadaan apapun. Bukan orang-orang yang meninggalkan perintah Allah demi mempertahankan kebendaan dan keduniaan. Mukmin itu adalah orang yang mengejar-ngejar perintah Allah bukannya orang yang mengejar-ngejar dunia. Mereka yang meyakini bahwa kebahagiaan ada dalam perintah Allah bukan dalam asbab-asbab dunia, inilah yang namanya mukmin.”

Kita ini adalah orang-orang yang suka meyakini apa yang kita lihat oleh mata. Orang yang beriman adalah orang yang mampu meniadakan apa yang dilihat oleh mata dan hanya membenarkan apa yang dibilang oleh Allah. Seperti kisah ada seorang tua yang sudah udzur masuk ke mesjid melihat tiang mesjid ada 2 padahal cuman 1 tiang. Lalu orang yang sehat matanya bilang tiangnya cuman 1. Orang yang lemah iman ini seperti orang tua yang rabun matanya, mengira kebahagiaan ada pada asbab-asbab / benda-benda. Padahal yang namanya kebahagiaan itu hanya ada pada perintah Allah. Iman lemah maka pandangan Imanpun terhadap dunia akan menjadi rabun.

Ya Allah, bukakanlah selalu mata hati ini agar selalu melihat ke-Maha Kuasaan-Mu dimana pun dan kapan pun diriku ini berada.. Amin.

(sumber : Group Usaha Atas Iman @ facebook)

Dalam sebuah kisah tiongkok dikisahkan, ada seorang pemuda yang hendak belajar kungfu. Datanglah dia pada sebuah perguruan kungfu.

Dia menghadap gurunya dan berkata “guru ajarilah saya kungfu!”. Sang guru menerima dia menjadi murid, namun keesokan harinya sang guru menugaskan dia menjadi seorang juru masak perguruan. Sambil menyerahkan sebuah cerobong kecil yang terbuat dari besi kasar beliau berkata “tugasmu menjadi juru masak dan setiap engkau meniup api dengan cerobong besi ini, tekan dan remas dengan kuat cerobong ini. Aku akan mengajarkan kungfu jika cerobong ini sudah halus dan bayanganku terlihat jelas”.

Bertahun-tahun berlalu, sang murid mulai tak sabar terus-terusan menjadi juru masak. Setiap tahun dia menanyakan kapan dia belajar kungfu, namun sang guru tetap mengatakan sampai cerobong besi itu halus.

Sampai akhirnya dia menunjukkan cerobong besi yang sudah halus itu pada gurunya. Sang guru tersenyum dan memerintahkan “carikan aku bambu yang paling keras di hutan!”.

Berangkatlah sang murid ke hutan. Sambil berjalan diremasnya bambu demi bambu di hutan itu. Herannya tak satupun bambu itu keras.Sampai sore haripun dia tak menemukan bambu yang keras di hutan itu. Akhirnya sang murid itu pulang dengan tangan hampa.

Dengan kelelahan dia berkata pada gurunya “guru, maafkan saya, ternyata tidak ada bambu yang keras di hutan, mungkin esok saya akan pergi ke hutan lain”. Sang guru tersenyum sambil berkata “muridku, saat ini engkau telah menguasai dua hal. Yang pertama kesabaran dan yang ke dua adalah jurus tangan peremuk tulang. Siapapun lawanmu engkau bisa remukkan tulangnya dalam sekejap. Saat ini engkau adalah salah satu pesilat tangguh, namun aku jamin, dengan kesabaran engkau tidak akan mudah dikalahkan, karena dengan kesabaran engkau akan bisa belajar ribuan jurus-jurus lainnya”.

Kesabaran dalam terminologi masyarakat kita banyak disalahartikan. Masyarakat kita banyak mengartikan sabar sebagai diam, tidak membalas, menerima ataupun pasrah. Pengertian ini sangat berlainan dengan arti dalam bahasa arab. Sabar dalam bahasa arab diartikan tetap berusaha, tetap berjuang dan tetap berharap. Sabar adalah kombinasi yang harmonis antara rasa syukur, optimisme dan persistensi. Rasa syukur dapat mengkonversi kondisi terburuk menjadi mempunyai hikmah dan kebaikan. Optimisme adalah kemampuan kita menciptakan harapan. Dan persistensi adalah kesadaran diri untuk tetap bergerak, berusaha dan berjuang.

Jikalau ini yang disebut kesabaran, maka dengan kesabaran kita bisa meraih kesuksesan. Mari kita rubah peta arti kesabaran di benak kita, boleh jadi anda sedang menghadapi tantangan besar, bersabar, bersyukur, be optimistic and keep moving forward. (sumber: the_ics mailinglist)

blue-mosque

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata,”Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw,”Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

Malam, ku tak dapat terlelap
Pun pagi, tiada kantuk hinggap
Hawa dingin begitu menusuk
Ke dalam sanubari merasuk..

Sungguh, perjalanan penuh tahap
Ufuk terbentang, jauh kutatap
Getarkan dada yang hilang rusuk
Ku kan bertahan hingga membusuk..

Teruntuk satu yang hilang,
Kutunggu dirimu pulang.

Semarang..
070809

6329_119810971178_603141178_2853115_3590314_n

Ketika amanat sudah melekat..

tak mungkin kau lepas walau sesaat..

walaupun semua terasa berat,

tetaplah semangat..

karena tiap detik yang terlewat..

setiap kau berkeringat,

kan terasa nikmat..

di saat istirahat.

Ketika kau dihujat..

janganlah terperanjat,

tak perlu kau pakai urat..

karena kemuliaan sangatlah dekat..

dengan seorang yang slalu ingat,

akan sistem yang amat dahsyat..

keberpasrahan seluruh jagat,

diberikan pada anak adam yang nekat.

Tidakkah itu terlalu berat?

Bahkan gunung pun hancur karena taat..

Hanya iblis yang bejat,

komandan pasukan manusia sesat.

Demi masa, kau harus cermat..

tak boleh kau lengah walau sesaat,

tiap detak jantung kau bertaubat..

berharap syafaat dan kifarat.

Bogor, 020509

Bismillahirrahmanirrahim…

.

2 April 2009, it’s only 7 days to go..

The D-Day, the judgement day,

of 5 years in our future..

.

What it would be?

Only Allah knows, we don’t..

.

But, what WE DOING RIGHT NOW, will make an EFFECTS for next MINUTES, HOURS, DAYS, YEARS, even CENTURIES!

.

we must change from this condition.. Can we?

see : http://miaji.wordpress.com/2008/08/12/indonesia-sekilas-data-dan-fakta/

or in english : http://translate.google.com/translate?hl=en&sl=id&tl=en&u=http://miaji.wordpress.com/2008/08/12/indonesia-sekilas-data-dan-fakta/

.

Let’s do something for our future,

take a decision, don’t be hestitate,

choose a CLEAN person, to make a CLEAN government

choose a CARING person, to make a CARING government

choose a PROFESSIONAL person, to make a PROFFESIONAL govenrment.

.

TOMORROW IS YOURS!!

Bismillahirrahmanirrahim..

.

Pintu gerbang itu belum terbuka..

Masih ada satu kunci yang harus ada..

Ya, kunci itu ada sepasang,

kini entah siapa yang memegang..

.

Aku menyadari, apa yang menanti..

di balik pintu ini..

adalah mawar penyejuk hati..

tapi ia juga bisa jadi duri yang melukai..

.

Jalan yang terbentang nanti,

mungkin kan dipenuhi melati..

tapi ia berkelok dan mendaki,

tak mudah dilewati..

.

Janganlah bunga yang indah..

membuat lupa dan lengah..

akan hakikat semula..

kembali pada Sang Pencipta..

.

Perjalanan kan terasa panjang,

tapi jangan berhenti berjuang..

bila pedoman dipegang,

hati kan terasa tenang..

.

Sang pemegang kunci,

kini masih tersembunyi..

aku hanya ingini,

ialah dia yang diridhoi,

oleh Sang Pencipta langit dan bumi..

Bismillahirrahmanirrahim..

.

Tulisan ini saya tujukan untuk yang merasa “you”, yes, “you”..

.

Mungkin saya tidak bisa menjaga sikap pada Anda,

mungkin sempat ada persangkaan buruk saya pada Anda,

tapi saya ingin masalah itu selesai..

.

Please, forgive me..

Maafkan saya..

OK?

.

InsyaAllah saya memaafkan dan mendoakan Anda..

.

Thanks

Jazakumullahu khairan katsiraa..

.

Wassalam..

Next Page »