Beginilah hidup kawan..
aku pun sering terheran-heran
senang-susah datang bergiliran
hingga lisan hanya bisa terdiam..
Beginilah hidup kawan..
berada dalam permainan
yang berujung kalah atau menang
tak bisa mundur dan pulang
karena permainan terus berjalan
dan waktu terus menghitung perlahan
hingga tanda akhir dibunyikan
Tak ada yang tahu esok hari kawan..
bahkan segumpal awan
apakah esok ia akan tetap jadi awan?
ataukah jadi hujan..
sang awan pun tak bisa menentukan..
Tak ada yang tahu esok hari kawan..
bahkan sang rembulan
akankah esok malam ia datang?
ataukah hilang dibalik awan..
sang rembulan pun tak bisa menentukan
Tak ada yang tahu esok hari kawan..
bahkan sang manusia
akankah esok masih ada baginya?
untuk tetap berada dalam permainan
yang di dalamnya pun ia tak berkuasa
terombang-ambing badai, terbawa arus pusaran
bahkan tak berkuasa di hadapan sang alam
apalagi di hadapan Sang Maha Pencipta Alam?
lemah tak berdaya
dan sendirian..
hanya amal saleh dan keimanan
adalah sejatinya teman..
( Lab Konversi, 12 Mei 2008 )
—————–
nb: akhirnya.. puisi.. :p
May 18, 2008 at 12:15 pm
ga setuju ah…klo akhir dari permainan adalah kalah dan menang… karena gada peraturan yg baku utk menentukan sang pemenang..hehe
May 19, 2008 at 3:01 am
Iya gitu?
Buat apa ada permainan kalo ga ada peraturan?
“Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.” ( Muhammad 47:36 )
“Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,” ( Al-Maaidah 5:48 )
Wallahu’alam wastaghfirullahal’adhzim..