Bismillahirrahmanirrahim..

Jujur akhir-akhir ini saya tercengang sekaligus tercenung ngeliat berita tentang India
Saya kagum banget dengan India, mereka berhasil meluncurkan pesawat peneliti luar angkasa Chandrayaan 1 ke bulan. Apa sebenarnya yang India lakukan?

Dari buku The Rise of India :

Kecermelangan India dalam Globalisasi, terbukti kemampuan India pada berada di puncak (atau hampir mendekati Global) adalah jasa perangkat lunak. Penguasaannya terhadap teknologi berbasis BIT dan BYTE, menyebabkan ketakutan merebak di dunia Internasional, karena 2 tahun pasca outsourcing, saat jutaan orang membawa gadget – iPod apple, yang perusahannnya berpusat di Santa Clara, California. Ternyata sebagian besar pembuatan chip dilakukan oleh anak cabangnya di Hyderabad, India. Bagi sebagian orang, iPod adalah representasi mini ekonomi global.

Pemimpin yang mengilhami :

Presiden India periode 2002-2007 adalah seorang insinyur dan ilmuwan yang bernama lengkap Abul Pakir Jainulbadeen Abdul Kalam (biasa dipanggil APJ Abdul Hakam). Beliau adalah seorang muslim yang memimpin rakyat india dengan 80% beragama buddha hindu, jadi pantas kompas memberikan judul diatas untuk artikel ini. Karena benar-benar latar belakang agama tidak dipersoalkan di pentas demokrasi dalam negri bollywood itu.

Jabatannya berakhir pada 24 juli 2007 sejak masa kepemimpinannya pada tahun 2002. Tetapi namanya akan tetap dikenang sebagai salah seorang pahlawan india yang membawa kemajuan bagi negri itu. Nama Abdul Kalam mulai dilirik rakyat India sejak dia berhasil meluncurkan roket kecil berbentuk pensil menuju angkasa pada tanggal 18 Juli 1980. Peristiwa ini membuat India menjadi negara keenam yang mampu meluncurkan satelit di dunia. Kalam, sebagai pemimpin proyek ini dibanjiri ucapan selamat dari berbagai kalangan dan rakyat India.

Abdul Kalam berkata “Bermimpilah karena mimpi akan menuntun kepada pikiran dan pikiran akan menuntu pada tindakan.” Di kesempatan lain Beliau juga berkata kepada penduduk India: “ Kita adalah bangsa dengan satu miliar orang, jadi kita harus berpikir seperti bangsa dengan satu miliar orang. Hanya dengan begitu, kita bisa menjadi besar”.

“…Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat… (Al Mujadalah (58):7)”

Congratulation to India, wait us (Indonesia) to catch you soon.. InsyaAllah..